Menag Dorong Ahmad Surkati Jadi Pahlawan Nasional

0
4
kemenag.go.id

Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saefuddin mendorong Al-Irsyad Al-Islamiyyah untuk segera merekomendasikan pendirinya, Syekh Ahmad Surkati, menjadi Pahlawan Nasional. Dan ia selaku menteri agama akan membantu proses tersebut. Hal tersebut dikemukakan oleh Menag dalam ceramahnya di depan peserta Muktamar ke-40 Al-Irsyad Al-Islamiyyah di Hotel Sahira, Bogor, Kamis (16/11) pagi. Sebelumnya Muktamar telah dibuka secara resmi dan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, H. Ir. Joko Widodo, di Istana Bogor.

“Saya baru tahu bahwa beliau belum menjadi pahlawan nasional. Ini saya sesalkan. Setelah saya membaca kiprahnya terhadap Republik ini jasanya sungguh luar biasa,” katanya. Menag juga memuji peran besar Syekh Ahmad Surkati sebagai tokoh pembaharu Islam di Indonesia. “Bahkan, dari sumber literatur yang ada, tanggal kelahiran Al-Irsyad merujuk pada tanggal berdirinya madrasah Al-Irsyad yang pertama kali yang dibangun oleh Syekh Ahmad Surkati.”

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama menyatakan merasa bersyukur karena ada akhirnya Al-Irsyad Al-Islamiyyah dapat berkumpul kembali dalam acara Muktamar yang diselenggarakan di Bogor.

Menag berharap, Mukmatar ke-40 ini dapat menghasilkan kepengurusan yang dapat menyatukan semua peserta muktamirin. “Saya setuju dengan tema Muktamar ini. Dalam konteks moderasi, pembaharuan diperlukan, karena masyarakat berubah, dan itu diajarkan guru-guru kita, bahwa kontekstualisasi dalam memahami ajaran agama adalah keniscayaan,” tandas Menag.

Sebelumnya, Ketum Pimpinan Pusat Al Irsyad Al Islamiyah KH Abdullah Djaidi menyampaikan apresiasi kepada pemerintah yang telah menjadi bagian dari Al Irsyad Al Islamiyah dalam dakwah sosial dan khususnya dalam pendidikan Islam.

“Kita sangat mendukung penguatan karakter building, di seluruh sekolah di Indonesia dalam pembinaan karakter umat dan bangsa,” kata Abdullah Djaidi.

Tampak hadir dalam sambutan menteri agama ini Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, utusan khusus Presiden RI Din Syamsuddin, Wakil Dubes Sudan, dan pengurus pimpinan pusat/daerah Al-Irsyad Al-Islamiyah se-Indonesia.

Ketika akan meninggalkan acara, di halaman hotel tempat Muktamar, Menteri Agama disambut Drum Band Al-Irsyad yang khusus didatangkan dari Surabaya. Menteri pun menyempatkan diri untuk berfoto bersama para pemain Drum Band yang pernah menjadi juara nasional di tahun 1986 itu.*

(ND-MC)