Al-Irsyad Bandung Mensikapi Pilkada

0
4

Pilkada kota Bandung yang akan kita jalani dalam mulai bulan ini seharusnya mengambil contoh dari Pilgub yang baru lalu. Masih banyaknya warga masyarakat yang tidak menggunakan hak pilihnya harus menjadi bahan evaluasi bersama, apakah memang tingkat kepercayaan masyarakat yang rendah, atau memang proses administrasi dan pendataan yang tidak baik, oleh karena itu peran KPU harus dituntut maksimal agar seminimal mungkin warga yang tidak menggunakan hak pilihnya. Untuk warga Al-Irsyad pada khususnya dan masyarakat kota Bandung pada umumnya kami himbau dapat memanfaatkan kesempatan pertama Pilkada kota Bandung yag dipilih langsung oleh rakyatnya, gunakan hak pilih secara benar dan bertanggung jawab.

Pemimipin Kota Bandung ke depan mempunyai tugas berat, karena benar-benar harus membawa aspirasi Ummat, mempunyai banyak pekerjaan rumah yang tidak ringan dengan segala permasalahan yang ada, untuk itu dibutuhkan pemimpin yang benar-benar Amanah, memperhatikan kepentingan Ummat, membawa kota Bandung bersih dari segala bentuk-bentuk kemaksiatan, serta membersihkan mental-mental Birokrat dari segala bentuk kecurangan dan memperkaya diri sendiri, sehingga pada akhirnya masyarakat dapat menikmati haknya secara adil dan dapat menunaikan kewajibannya secara benar dan tanpa paksaan.

Al-Irsyad Al-Islamiyyah sebagai salah satu ormas Islam yang tidak melakukan politik praktis secara langsung tidak akan pernah berafiliasi dengan Partai Politik manapun, akan tetapi bukan berarti Al-Irsyad tidak peduli dengan situasi politik yang berkembang di masyarakat. Secara Organisasi kita mempunyai tujuan yang jelas dalam bidang Dakwah, Pendidikan, dan Sosial, sehingga dalam perjuangannya kita akan melakukan Amar Ma’ruf Nahi Munkar dalam berbagai bidang garapan baik secara pribadi maupun berjamaah dengan masyarakat yang mempunyai aspirasi dan perjuangan yang sama.

Dimanapun aktivitasnya, kita tetap meminta warga Al-Irsyad selalu konsisten dengan perjuangan Dakwahnya, sehingga apabila secara pribadi dia akan menjadi pejabat Publik, kita tidak akan menolaknya, akan tetapi tidak atas nama Al-Irsyad, dan diharapkan dia tetap konsisten untuk berada pada jalan Dakwah nya, baik dia sebagai anggota Legislatif maupun Eksekutif. Begitu pula sebaliknya dalam menilai calon anggota Legislatif dan Eksekutif yang berkembang di masyarakat, dihimbau Warga Al-Irsyad tidak berpihak kepada Pejabat-pejabat Publik yang tidak mempunyai keberpihakan kepada Dakwah Islam. Dengan memegang prinsip tersebut, insya Allah Rahmatan Lil Aalamin akan kita capai. Dengan berbekal kepada Ridho Allah, maka yang merasakan nikmatnya tidak cuma Umat Islam akan tetapi juga Umat non Islam, akan tetapi sebaliknya apabila kita membiarkan dan tidak peduli dengan segala kecurangan, ketidak adilan, dan kemaksiatan yang berkembang, maka kerusakan akan Alloh timpakan kepada semua masyarakat, termasuk Umat Islam didalamnya, Naudzu Billahi min Dzalik.

 Bandung, 19 Juni 2008

 Ir. Husein Abud Attamimi (Ketua Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Bandung)